Tim Satreskrim Polres Pasaman Barat Amankan Terduga Pelaku Spesialis Pencurian HP, Iptu Agung Ngurah: Kami Terus Kejar Pelaku Kejahatan
PASAMAN BARAT, Minggu, 6 September 2026 — Jajaran Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Pasaman Barat kembali menunjukkan komitmennya dalam menjaga keamanan dan memberikan perlindungan kepada masyarakat dengan melakukan penindakan terhadap dugaan tindak pidana pencurian handphone.
Dalam pengungkapan tersebut, personel kepolisian mengamankan seorang pria yang diduga berkaitan dengan aksi pencurian handphone yang meresahkan masyarakat. Pengamanan dilakukan sebagai bagian dari upaya kepolisian menindaklanjuti informasi serta laporan yang berkaitan dengan tindak pidana pencurian di wilayah hukum Polres Pasaman Barat.
Penanganan perkara tersebut berada di bawah jajaran Satreskrim Polres Pasaman Barat yang dipimpin Kasat Reskrim Iptu A. Agung Ngurah Santa Subrata, S.Tr.K. Dalam sejumlah pengungkapan kasus kriminal di wilayah Pasaman Barat, Iptu Agung Ngurah juga menjadi pejabat yang memberikan keterangan mengenai proses penyelidikan dan penindakan yang dilakukan personel kepolisian.
Antara Sumatera Barat
Berdasarkan dokumentasi yang diterima, terlihat sejumlah personel melakukan pengamanan terhadap seorang terduga pelaku. Terduga kemudian dibawa untuk menjalani proses pemeriksaan lebih lanjut guna mengungkap secara terang rangkaian peristiwa yang terjadi.
Pengungkapan kasus pencurian menjadi salah satu perhatian jajaran Satreskrim Polres Pasaman Barat. Polisi tidak hanya melakukan penindakan terhadap pelaku, tetapi juga melakukan penyelidikan untuk mengetahui kemungkinan adanya keterkaitan dengan kejadian lainnya.
Langkah tersebut penting dilakukan karena tindak pidana pencurian, termasuk pencurian handphone, dapat menimbulkan kerugian bagi masyarakat. Selain kehilangan barang berharga, korban juga dapat kehilangan data pribadi, dokumen, komunikasi, maupun informasi penting yang tersimpan di dalam perangkat.
Gerak cepat kepolisian
Dalam menjalankan tugasnya, personel Satreskrim Polres Pasaman Barat melakukan serangkaian langkah penyelidikan berdasarkan informasi yang diterima. Setiap informasi yang berkaitan dengan dugaan tindak pidana menjadi bahan bagi petugas untuk melakukan pendalaman sesuai prosedur hukum.
Iptu A. Agung Ngurah Santa Subrata sebelumnya juga menyampaikan bahwa pengungkapan perkara kriminal dilakukan melalui proses penyelidikan, pengumpulan informasi dan keterangan saksi hingga akhirnya petugas memperoleh titik terang mengenai keberadaan terduga pelaku.
Dalam kasus-kasus pencurian yang sebelumnya ditangani Satreskrim Polres Pasaman Barat, polisi juga melakukan penyelidikan berdasarkan laporan masyarakat sebelum mengambil tindakan terhadap para terduga pelaku. Salah satu pengungkapan pada Agustus 2026, misalnya, dilakukan setelah polisi menerima laporan resmi dan mengumpulkan keterangan serta informasi dari saksi.
Keberhasilan tersebut menunjukkan bahwa laporan masyarakat memiliki peran penting dalam membantu kepolisian mengungkap tindak kriminal. Informasi sekecil apa pun dapat menjadi petunjuk bagi petugas dalam mengidentifikasi pelaku maupun mengungkap kemungkinan adanya jaringan atau kejadian lain yang berkaitan.
Kasat Reskrim: proses hukum tetap berjalan
Setelah diamankan, terduga pelaku selanjutnya menjalani pemeriksaan oleh penyidik. Pemeriksaan dilakukan untuk mengetahui identitas, peran, kronologi kejadian, serta dugaan keterlibatan yang bersangkutan dalam tindak pidana pencurian tersebut.
Polisi juga akan melakukan pendalaman terhadap barang bukti dan keterangan yang diperoleh selama proses penyelidikan. Apabila dari hasil penyidikan ditemukan bukti yang cukup, proses hukum akan dilanjutkan sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.
Dalam menangani perkara pidana, kepolisian tetap mengedepankan prinsip profesionalitas dan asas praduga tak bersalah. Karena itu, status seseorang yang diamankan harus dibedakan dengan status hukum setelah seluruh proses penyidikan dilakukan.
Jajaran Satreskrim Polres Pasaman Barat juga terus melakukan pengembangan terhadap kemungkinan adanya tindak pidana lain yang berkaitan. Langkah ini diperlukan untuk memastikan apakah dugaan pencurian tersebut merupakan kejadian tunggal atau memiliki keterkaitan dengan kejadian lainnya.
Masyarakat diminta meningkatkan kewaspadaan
Kasus pencurian handphone sekaligus menjadi pengingat bagi masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan terhadap barang-barang berharga. Handphone sebaiknya tidak diletakkan sembarangan, terutama di tempat yang mudah dijangkau orang lain.
Masyarakat juga diimbau segera melapor apabila menjadi korban atau mengetahui adanya dugaan tindak pidana. Kepolisian menyediakan berbagai saluran pengaduan, termasuk Call Center Polri 110, Bhabinkamtibmas, Polsek terdekat maupun langsung mendatangi kantor kepolisian.
Imbauan tersebut sejalan dengan langkah Polres Pasaman Barat dalam meningkatkan keamanan dan ketertiban masyarakat. Dalam pelaksanaan Operasi Sikat Singgalang 2026, Satreskrim Polres Pasaman Barat berhasil mengungkap tujuh kasus tindak pidana pencurian selama operasi yang berlangsung 25 Juni hingga 8 Juli 2026.
Operasi tersebut menyasar tindak pidana pencurian dengan pemberatan dan pencurian dengan kekerasan. Dari tujuh kasus yang berhasil diungkap, empat di antaranya merupakan target operasi dan tiga lainnya merupakan pengungkapan di luar target operasi.
Capaian tersebut menjadi salah satu gambaran keseriusan jajaran Polres Pasaman Barat dalam menekan angka kriminalitas serta memberikan rasa aman kepada masyarakat.
Polisi terus dalami perkara
Sementara itu, proses terhadap terduga pelaku pencurian HP dalam kasus ini masih terus berjalan. Penyidik akan mendalami seluruh informasi yang diperoleh untuk memastikan rangkaian kejadian secara utuh.
Kasat Reskrim Polres Pasaman Barat Iptu A. Agung Ngurah Santa Subrata, S.Tr.K. bersama personel Satreskrim berkomitmen untuk terus menindak setiap laporan masyarakat yang berkaitan dengan tindak pidana.
Penanganan perkara dilakukan dengan tetap mengedepankan prosedur hukum, pengumpulan alat bukti, pemeriksaan saksi dan pendalaman terhadap keterangan terduga pelaku. Dengan demikian, setiap langkah yang diambil kepolisian dapat dipertanggungjawabkan secara hukum.
Keberhasilan pengungkapan kasus pencurian ini juga diharapkan memberikan rasa aman kepada masyarakat Pasaman Barat sekaligus menjadi peringatan bagi pihak-pihak yang berniat melakukan tindak pidana bahwa kepolisian akan terus melakukan penindakan.
